:::: MENU ::::
Tampilkan postingan dengan label Manfaat Sayur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manfaat Sayur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Oktober 2013

Anda tentu ingin mengetahui bagaimana caranya agar wortel yang kita makan memberi manfaat yang optimum bagi tubuh kita. Secara umum, sayuran akan lebih bermanfaat jika kita konsumsi mentah karena enzim alaminya masih utuh. Namun, untuk wortel ternyata tidak demikian. Wortel yang matang justru lebih baik daripada yang masih segar.

Wortel yang matang jauh lebih baik dinadingkan wortel yang anda konsumsi segar. Pengolahan akan melarutkan sebagian vitamin larut dalam air yang dikandungnya terutama kelompok vitamin B Kompleks, tetapi secara bersamaan dapat meningkatkan ketersediaan beta-karoten yang dikandungnya. Karena tujuan kita makan wortel untuk menikmati beta-karoten yang dimilikinya, maka kita harus berupaya untuk mendapatkan beta-karoten yang sebanyak-banyaknya dari wortel yang kita konsumsi. Sementara kita lupakan zat gizi lain yang hilang saat kita oleh. Kita masih dapat memperoleh vitamin yang hilang dengan mengkonsumsi makanan lainnya.

Meskipun demikian, kita pun harus pandai mengolahnya. Pengolahan wortel tidak boleh berlebihan karena akan merusak nutrisi lain yang ada pada wortel. Mengkukus wortel selama beberapa menit di dalam air yang telah mendidih dan membiarkannya dalam panci tertutup selama beberapa menit sebelum teralu lunak akan meningkatkan kadar beta-karoten yang dikandungnya.

Senin, 14 Oktober 2013

Banyak jenis kubis yang dapat kita pilih sehingga tidak menimbulkan kebosanan. Jika hari ini menikmati kubis, besok bisa menikmati pak choy, sawi, dan sebagainya. Banyak variasi masakan kubis yang dapat kita nikmati hanya dengan sedikit kepandaian untuk mengolahnya menjadi hidangan lezat.

Untuk mendapatkan manfaat kubis-kubisan yang terbaik, sangat dianjurkan agar kita mengkonsumsinya mentah karena pengolahan akan menurunkan kualitas gizi dan zat aktif yang dikandungnya. Sebagai contoh, brokoli yang direbus selama 2 menit telah kehilangan asam folat sebanyak 30%. Kita pun akan kehilangan sejumlah vitamin C dan beta-karoten yang dimilikinya. Selain itu, pengolahan kubis-kubisan yang terlalu lama juga merusak enzim alami yang dimilikinya sehingga menurunkan nilai cerna dari senyawa berkhasiat yang dikandungnya.

Untuk mendapatkan manfaat lebih banyak dan rasa yang dapat diterima oleh lidah, sebaiknya kita cukup memblansir kubis-kubisan yang akan kita konsumsi. Caranya cukup dengan merendam kubis-kubisan yang anda akan konsumsi selama kurang lebih setengah menit dalam air mendidih. Kubis-kubisan yang telah direbus sebentar dalam air mendidih (diblansir) lebih aman untuk anda konsumsi karena zat yang menyebabkan gangguan tiroid (goiters) telah terbuang ke dalam air rebusan.

Kubis-kubisan yang diolah pun dapat menjadi pilihan yang baik untuk memasok antioksidan yang lebih baik. Pengolahan dengan aneka rempah dapur akan meningkatkan kekuatan antioksidan yang kita peroleh dari kubis-kubisan.

Mengolah kubis-kubisan menjadi kari atau menu lain memasok antioksidan yang lebih banyak bagi tubuh kita. Sebuah studi yang dilakukan di India menyatakan bahwa kombinasi kubis dan kunyit merupakan perpaduan serasi untuk memasok antioksidan yang kita butuhkan. Kunyit merupakan sala satu antioksidan demikian pula dengan rempah lain yang digunakan sebagai bumbu kari kubis. Apakah anda tertarik untuk mencobanya?

Rabu, 25 September 2013

Ketika masih anak-anak, kita sering disuguhi film sang pelaut yang gemar makan bayam. Diceritakan jika selesai makan bayam, tubuhnya langsung menjadi atletis dan sangat bertenaga, benarkah itu? Bayam yang memiliki nama latin Amaranthus spp merupakan sayur hijau yang menjadi favorit Popeye The Sailor Man.
Tumbuhan yang berasal dari Amerika ini memiliki kandungan zat besi yang tinggi dengan kandungan mineral terutama Fe yang mampu  mencegah kelelahan akibat anemia.

Apa saja kandungan bayam dan apa fungsinya?
1.    Mineral Fe atau asam folat berhubungan erat dengan produksi darah
2.    Beberapa kandungan asam bisa mencegah sakit gusi, mengobati eksim, asam, perawatan kulit wajah, rambut dan kulit kepala, menurunkan kadar kolesterol, serta asam tersebut adalah asam folat dan oksalat.
3.    Vitamin A untuk kesehatan mata, mempertahankan daya tahan tubuh dan menjaga kekebalan tubuh
4.    Vitamin C dan E menjaga kesehatan kulit dan mencegah radikal bebas
5.    Fosfor sebagai pembentukan tulang dan gigi
6.    Serat membantu proses pencernaan
7.    Kalium yang menetralisasi dampak buruk natrium pada tubuh
8.    Protein yang dapat memperlambat konversi peptide angiotensin I menjadi angiontensi II, yaitu proses penyempitan pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah
9.    Lutein untuk mencegah pembentukan plak kolesterol dan mengurangi resiko darah tinggi
10.    Vitamin K untuk pembekuan darah
11.    Sinergi vitamin K dan fosfor, tembaga, seng, mangan, dan magnesium yang berfungsi menjaga kekuatan tulang, sehingga mampu mencegah osteoporosis
12.    Antioksidan bayam mampu mencegah penuaan dini dan kanker. Senyawa tersebut dapat mengurangi radikal bebas yang menjadi penyebab berkembangnya tumor ganas.
13.    Nutrisi dan rendah kalori sehingga mampu menurunkan berat badan

Namun, bukan hanya manfaat, salah mengkonsumsinya  maka akan mendapatkan efek negatifnya juga. Yaitu kandungan zat besi yang berupa Fe2+ (ferro) dalam bayam yag terlalu lama berinteraksi dengan O2 (Oksigen) maka bisa berubah menjadi Fe3+ (Ferri) dimana zat ini bersifat racun. Selain mengandung zat Ferri, bayam tersebut juga dapat mengandung zat nitrat (NO3) yang jika teroksidasi dengan udara akan menjadi NO2(nitrit) yang bersifat senyawa tidak berwarna, tidak berbau, dan bersifat racun.

PENTING!!!
Jangan sekali-kali memanaskan sayur bayam yang sudah melalui proses pemasakan dalam bentuk makanan, bisa berbahaya bagi kesehatan, Segera konsumsi bayam yang masih segar, bukan hasil memanaskan atau terlalu lama disimpan di luar karena bisa berbahaya.

Aturan dalam mengolah bayam :
1.    Jangan disimpan di lemari es terlalu lama
2.    Dilarang memasak sayur bayam menggunakan panci alumunium, karena alumunium yang bereaksi dengan zat besi dalam bayam bisa menyebabkan terjadinya racun
3.    Tidak diperkenankan bagi penderita asam urat dan rematik mengkonsumsi sayur bayam, karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan dan asam uratnya akan kambuh.

Asam oksalat-lah yang menjadi racun dalam bayam yang mampu mengikat nutrien bagi tubuh. Hal ini menyebabkan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung asam oksalat secara berlebihan bisa mengakibatkan defisiensi nutrien, terutama kalsium, karena zat gizi tersebut diikat oksalat. Selain itu, oksalat merupakan asam kuat yang dapat mengiritasi saluran pencernaan, terutama lambung.

Sumber : Tahukah anda? Fakta buah dan sayur yang berbahaya, oleh Ir. Jumari Haryadi

Jumat, 20 September 2013

Warnanya sangat menggoda dan berani. Cabai merah dengan nama latin Capsicum Annuum atau disebut Lombok dalam bahasa Jawa, merupakan tumbuhan yang sangat popular dengan rasa pedasnya.

Tumbuhan yang dibudidayakan dengan harga jual tinggi ini ternyata memiliki antioksidan yang berfungsi menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Kandungan terbesar antioksidan ini ada pada cabai hijau.

Kandungan lainnya adalah lasparaginase dan capsaicin dimana mampu menjadi zat antikanker. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada cabai juga mampu memenuhi kebutuhan harian setiap orang, namun harus dikonsumsi dalam takaran yang tidak berlebihan untuk menghindari nyeri lambung.

Tangkai putih didalam belahan cabai mengandung zat capsaicin yang seperti minyak dan menyengat sel-sel pengecap lidah. Zat ini berperan menghasilkan rasa pedas dan panas di lidah, sekaligus rasa ketagihan dan kecanduan saat menyantap makanan.

Beberapa manfaat cabai merah lainnya yaitu :
1. Penyembuh luka
    Ramuannya : cabai merah secukupnya
    Pengolahan : keringkan cabai, tumbuk hingga halus, kemudian taburkan di tempat yang luka
2. Meredakan pilek dan hidung tersumbat
Zat capsaicin dalam cabai bisa mengencerkan lendir, sehingga lendir yang tersumbat dalam rongga hidung akan menjadi encer dan keluar.
3. Mencegah stroke
Kandungan capsaicin dalam cabai dapat memperkecil resiko terserang stroke, penyumbatan pembuluh darah, impotensi, dan jantung koroner, karena kandungan ini membuat darah tetap encer dan kerak lemak, sehingga darah akan mengalir dengan lancar.
4. Meringankan sakit kepala dan nyeri sendi
Zat capsaicin yang menimbulkan rasa pedas juga dapat menghalangi aktifitas otak ketika menerima sinyal rasa sakit dari pusat system syaraf, sehingga hal ini akan mengurangi rasa sakit yang kita derita. Salah satunya termasuk meredakan sakit migraine.
5. Meningkatkan nafsu makan
Rangsangan produksi hormone endorphin yang dihasilkan oleh zat capsaicin dapat membangkitkan rasa nikmat dari kabahagiaan, sehingga nafsu makan menjadi bertambah
6. Memiliki kandungan antioksidan
Zat capsaicin dalam cabai bisa pula mengatasi ketidaksuburan (infertilitas), afrodisiak, dan memperlambat proses penuaan

Selain manfaat, cabai memberikan dampak negatif, karena kandungan zat capsaicin seperti :
1. Sakit maag. Rasa pedas cabai bisa meningkatkan asam lambung, sehingga berbahaya bagi penderita maag
2. Diare. Rasa pedas cabai bisa mengiritasi mukosa lambung dan usus. Oleh sebab itu, bisa memperparah diare.
3. Alergi. Makanan pedas bisa menyebabkan alergi pada lidah yang berakibat makanan menjadi hambar
4. Kanker lambung. Kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas dalam jangka waktu lama dan jumlah besar bisa mengakibatkan kanker lambung
5.Insomnia. Kepedasan akibat cabai bisa menggangu pola tidur dan menyebabkan insomnia, karena makanan pedas bisa meningkatkan temperature tubuh atau memicu detak jantung menjadi lebih cepat, sehingga memicu sulit tidur
6. Bisul perut. Lapisan mukosa yang sangat sensitif sangatlah mudah rusak, makanan pedas menyebabkan luka dan membuat bisul. Bisul ini menyebabkan rasa asakit yang luar biasa pada perut, disertai muntah dan penurunan berat badan secara drastic.

Paulus Bosland, seorang professor hortikultura di New Mexico State University merupakan orang yang pertama kali menemukan cabai terpedas di dunia, Bhut Jolokia, menyatakan bahwa cabai bisa sangat membahayakan tubuh manusia, bahkan dapat menyebabkan kematian. Penelitian tahun 1980 menghitung bahwa 1,5 kg cabai yang sangat pedas dalam bentuk bubuk, seperti Bhut Jolokia, jika dimakan sekaligus dalam suatu waktu dapat membunuh orang dengan berat 75 kg. Namun, tentu saja hal memakan 1,5 kg cabai dalam satu waktu tidak mungkin terjadi bukan?

Beberapa masalah yang bisa dihadapi oleh mereka yang mengkonsumsi cabai adalah sebagai berikut :
1. Tubuh akan membakar kalori lebih banyak ketika mengkonsumsi makanan bersamaan dengan cabai. Jadi, ketika aktivitas anda jauh lebih banyak dengan asupan makanan sedikit, anda akan mudah merasa lelah.
2.  Laku metabolisme dan termogenesis yang meningkat
3.  Capsaicin, zat aktif yang terdapat dalam cabai akan menyebabkan peradangan jaringan sehingga mukosa lambung atau usus mungkin akan rusak
4.  Peradangan jaringan tubuh
5.  Rasa terbakar pada perut
1.